Selasa, 12 Januari 2010

caving

Caving adalah olah raga rekreasi menjelajahi gua.

Tantangan dari olah raga ini tergantung dari gua yang dikunjungi, tapi seringkali termasuk negosiasi lubang, kelebaran, dan air. Pemanjatan atau perangkakan sering dilakukan dan tali juga diguanakan di banyak tempat.

Caving kadangkala dilakukan hanya untuk kenikmatan melakukan aktivitas tersebut atau untuk latihan fisik, tetap awal penjelajahan, atau ilmu fisik dan biologi juga memegang peranan penting. Sistem gua yang belum dijelajahi terdiri dari beberapa daerah di Bumi dan banyak usaha dilakukan untuk mencari dan menjelajahi mereka. Di wilayah yang telah dijelajahi (seperti banyak negara dunia pertama), kebanyakan gua telah dijelajahi, dan menemukan gua baru seringkali memerlukan penggalian gua atau penyelaman gua.

Gua telah dijelajahi karena kebutuhan manusia untuk beberapa ribu tahun, namun hanya dalam beberapa abad terakhir aktivitas ini menjadi sebuah olah raga. Dalam dekade terakhir caving telah berubah karena adanya peralatan dan baju perlindungan modern.

Banyak keahlian dalam caving dapat diguanakan di olah raga lain sepertai penjelajahan tambang dan penjelajah perkotaan]].

organisasi sosial

Perjalanan hidup yang menarik tentu dipenuhi dengan dinamika tantangan dan hambatan dalam menggapai cita-cita keberhasilan. Sehingga, setiap waktu kita dituntut untuk memberikan kemampuan pikir dan tenaga dalam memecahkan setiap permasalahan maupun dalam memanfaatkan peluang. Setiap insan pasti menyadari bahwa keberhasilan tak akan tergapai dengan hanya perjuangan yang individualis. Akan sangat melelahkan untuk berusaha menangani semua beban dalam satu pundak. Kita membutuhkan sahabat yang dapat dipercaya, kita membutuhkan saudara yang ikhlas, kita membutuhkan kawan yang bijaksana, kita membutuhkan teman yang jujur dan kita membutuhkan rekan yang dapat menyayangi. Kita dilahirkan dengan bakat dan kemampuan masing-masing, akan tetapi, hati, emosi dan daya pikir ini tak akan pernah mampu untuk selalu bisa kita kendalikan. Untuk itu, kita akan selalu membutuhkan nasehat, kita akan selalu membutuhkan tenaga tambahan, kita akan selalu membutuhkan dorongan semangat dan kita akan selalu membutuhkan kasih sayang.

Network atau jaringan hubungan sosial yang produktif adalah yang mampu mewujudkan sebuah wadah dalam menyediakan dan memberi kesempatan masing-masing individual untuk memiliki aspek-aspek sosial tersebut diatas. Sudah tentu, wadah yang berwujud sebuah organisasi sosial tersebut, juga, harus memiliki pilihan tujuan untuk dijadikan landasan arah perjalanan. Pilihan tujuan tersebut dapat berbentuk atau terciptanya lebih dari satu cita-cita yang memberikan kepuasan bersama. Tujuan yang dipilih pun harus selaras dengan keinginan masing-masing individual yang beragam untuk, nantinya, dinikmati bersama-sama.

organisasi sosial

Perjalanan hidup yang menarik tentu dipenuhi dengan dinamika tantangan dan hambatan dalam menggapai cita-cita keberhasilan. Sehingga, setiap waktu kita dituntut untuk memberikan kemampuan pikir dan tenaga dalam memecahkan setiap permasalahan maupun dalam memanfaatkan peluang. Setiap insan pasti menyadari bahwa keberhasilan tak akan tergapai dengan hanya perjuangan yang individualis. Akan sangat melelahkan untuk berusaha menangani semua beban dalam satu pundak. Kita membutuhkan sahabat yang dapat dipercaya, kita membutuhkan saudara yang ikhlas, kita membutuhkan kawan yang bijaksana, kita membutuhkan teman yang jujur dan kita membutuhkan rekan yang dapat menyayangi. Kita dilahirkan dengan bakat dan kemampuan masing-masing, akan tetapi, hati, emosi dan daya pikir ini tak akan pernah mampu untuk selalu bisa kita kendalikan. Untuk itu, kita akan selalu membutuhkan nasehat, kita akan selalu membutuhkan tenaga tambahan, kita akan selalu membutuhkan dorongan semangat dan kita akan selalu membutuhkan kasih sayang.

Network atau jaringan hubungan sosial yang produktif adalah yang mampu mewujudkan sebuah wadah dalam menyediakan dan memberi kesempatan masing-masing individual untuk memiliki aspek-aspek sosial tersebut diatas. Sudah tentu, wadah yang berwujud sebuah organisasi sosial tersebut, juga, harus memiliki pilihan tujuan untuk dijadikan landasan arah perjalanan. Pilihan tujuan tersebut dapat berbentuk atau terciptanya lebih dari satu cita-cita yang memberikan kepuasan bersama. Tujuan yang dipilih pun harus selaras dengan keinginan masing-masing individual yang beragam untuk, nantinya, dinikmati bersama-sama.

organisasi papua merdeka

Organisasi Papua Merdeka (OPM — Indonesian: Papuan Independence Organization) is the national Organization for Papuan Freedom active since 1964. Though often misrepresented as a militant organization it seeks a preferably peaceful means by which to end Indonesian military occupation, have Indonesia respect the West Papuan Nation's right to independence, and to stop the TNI ethnic cleansing programs. The OPM retains a very high degree of support throughout the multi-lingual community.

On 1st December 1961 an elected West Papuan government declared independence for West Papua, in response the Indonesian militray dropped paratroops into West Papua on 18th December expecting a quick surrender, instead the local Papuan villages arrested the paratroopers and later gave their prisoners over to Papuan government troops. However the Indonesian military escalated the conflict and threaten the United States with expansion of Soviet and communism into Indonesia unless the US supported their desired occupation of West Papua. The United States immediatly changed from pro-freedom to a pro-occupation stance and during 1962 forced the Dutch government to sign into a secret agreement surrendering West Papua to Indonesia in spite of having acknowledged its independence in 1961.

The Organisasi Papua Merdeka (OPM) was created after Indonesian troops occupied West Papua when members of the Papuan government began to disappear as did other political and religious leaders. Essentially all West Papuan people support the OPM in response to these killings, the occupation, and the denial of the 1961 independence and even their nations Morning Star flag.

In 1969 Papuans discovered the United Nations had shamefully given the Indonesian Military authority complete control of the now so-called " Act of Free Will ", a farce in which Papuans were not allowed to prove their overwhelming wish to return to indepndence and for Indonesia to leave their country. In response to this Oom Nicolas Jouwe and two OPM commanders, Seth Jafeth Roemkorem and Jacob Hendrik Prai , planned to announce a new Papuan Independence in 1971.

On 1st July 1971 Roemkorem and Prai declared a Republic of West Papua, a constitution and schedule were drafted and adopted. The intention was that this declaration be used to challenge the recent "Act of Free Will" farce and the Indonesian annexation of the West Papuan nation as null and void. However, the declaration was intercepted by Indonesian security and never made it out of West Papua under Indonesian control.

This failure and personal conflict between Roemkorem and Prai soon initiated a split of the OPM into a PEMKA fraction lead by Prai, and a TPN fraction lead by Roemkorem. This greatly weakened OPM's ability to combat the Indonesian colonization programs.

In 1982 a OPM Revolutionary Council (OPMRC) was established, and under the chairmanship of Moses Werror the OPMRC has sought independence through an International Diplomacy campaign. OPMRC aims to obtain international recogition for West Papuan independence through international forums such as the United Nations, The Non Aligned Movement of Nations, The South Pacific Forum, and The Association of South East Asian Nations.

keburukan struktur organisasi garis / staff dan fungsional pada suatu institusi pendidikan.

Garis besar dalam organisasi berinstitusi pendidikan

Kita tahu dalam organisasi dengan garis besarnya untuk melakukan bersama sama dalam menyelesaikan sesuatu karena dasarnya organisasi adanya anggota di dalam sruktur organisasi untuk melaksanakan tugas tugasnya. oragnisasi dalam pendidikan contohnya struktur sekolah dan perkuliahan adanya kepala sekolah -> staf anggota dalam menjalakan tugas tugasnya sedangkan di perkuliahan adanya rektor -> staf perkuliahan, dalam ini masih dikatakan oraganisasi yang bergerak dengan pendidikan secara baiknya masih adanya pembutuhan bantuan dan pemasukan dalam anggotanya. Dengan adanya pemasukan akan lebih baik melaksanakan aktifitas untuk bidang pendidikan tersebut. Dalam melakukan aktifitas membutuhkan persiapan yang matang tidak bisa asal asal melakukan tugas tersebut, bila tidak adanya perencanaan akan terjadinya kurang maksimal melakukan aktifitas yang berhubungan perkuliahan tersebut.

Itu dikarenakan kurangnya kesadaran pada anggotanya dan penanggung jawabnya dari atasanya atau ketuanya, itu sebabnya bila akan diadakan tugas tugas sebaiknya memberi tahu kepada ketua atau atasan agar saat penanggung jawaban bisa di pertanggung jawabkan tugas tersebut walau tidak menjalankan tugas itu, pada garisnya organisasi ini sanga berjasa dalam pendidikan tentunya profesional dalam pendidikan, da menghasilakan uang juga tentunya agar mengerti kalau oraganisasi yang bisa menghasilkan uang artinya oragnisasi itu sudah melakukan pemajuan dan bisa mengerjakan hal hal ekonomis. dalam hal ini organisasi sangat baik bila anggotanya berfikir yang memusatkan murid atau mahasiswanya karena faktor adanya sekolah dan kuliah berarti adanya pelaksanaan tugas pendidikan tersebut, dan membuat adanya pekerjaan pendidikan tersebut.

KEBURUKAN STRUKRUR ORGANISASI GARIS\STAFF DAN FUNGSIONAL PADA SUATU INSTITUSI PENDIDIKAN

Organisasi Garis atau Staffyaitu suatu bentuk organisasi dimana pelimpahan kekuasaa langsung secara vertical dan sepenuhnya dari pimpinan ke bawahannya dan manajer ditempatkan dalam satu atau lebih penjabat staff yang tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasehat.
Contohnya dalam institusi pendidikan, banyak sekali lembaga pendidikan yang mengunakan struktur organisasi lini dan staff sebagai struktur organisasi mereka.
Kebaikan dan Keburukan Organisasi Lini dan Staff adalah
A. Kebaikan struktur organisasi lini dan staff:
1. Adanya pembagian tugas yang jelas.
2. Kerjasama dan koordinasi dapat dilaksanakan dengan jelas.
3. Pengembangan bakat segenap anggota organisasi terjamin.
4. Staff dilaksanakan sesuai dengan prinsip “orang yang tepat diposisi yang tepat “.
5. Bentuk organisasi ini fleksibel untuk diterapkan.

B. Keburukan struktur organisasi lini dan staff:
1. Tugas Pokok orang-orang sering dinomor duakan.
2. Proses decision making berliku-liku.
4. Persaingan tidak sehat antara pejabat satu dengan pejabat yang lain
5. Pemimpin biasa yang cenderung otoriter, karena organisasi dipandang milik sendiri.
6. Tidak mendengarkan aspirasi anggota yang lain.
7. Mau menang sendiri.
8. Hanya mementingkan kepentingan kelompok saja

FUNGSI MANAJEMEN STRATEGIS

Manajemen Strategi memberikan gambaran pada mahasiswa bagaimana cara yang terbaik dalam mengambil keputusan penting tentang manajemen Strategi khususnya dalam penggunaan berbagai strategi dalam dunia bisnis. Melatih mahasiswa untuk mengunakan analisis SWOT dan proses strategis kemudian digabungkan dengan fungsi manajemen diharapkan mahasiswa akan dapat melihat permasalahan perusahaan secara strategis dan mengambil keputusan strategis